• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Forum
  • Sitemap

SUN32LEN

Hidup Adalah Belajar dan Berkarya


  • DROPDOWN MENU
  • Do'a
  • Islam
  • Labels
    • Bisnis Online
    • Artikel Internet
    • Seo
    • Template
    • Quiver
  • Biografi Ulama'
  • Artikel Islam
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Ibadah
Home » Artikel Islam » Fiqih » Fiqih Shalat » Shalat Sunat » Sholat » Artikel Islam, Fiqih, Sholat, Shalat Sunat, Fiqih Shalat

Artikel Islam, Fiqih, Sholat, Shalat Sunat, Fiqih Shalat

Posted by SUN32LEN on Sunday, February 25, 2018
Label: Artikel Islam, Label: Fiqih, Label: Fiqih Shalat, Label: Shalat Sunat, Label: Sholat
Terjadinya gerhana matahari atau bulan bukan disebabkan oleh lahir atau meninggalnya seseorang. Demikianlah yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW kepada sahabat beliau ketika terjadi gerhana matahari saat meninggalnya putra beliau; Ibrohim. Saat terjadi gerhana beliau mengajarkan cara sholat yang pada gilirannya disebut dengan sholat sunah gerhana matahari/bulan.

Bagaimana Cara Sholat Gerhana

Nabi Muhammad bersabda: Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu salat dan berdoa sehingga selesai gerhana." (HR. Bukhari & Muslim)

Cara sholat gerhana hampir sama dengan cara sholat lima waktu. Hanya saja niatnya disesuaikan dengan jenis sholat yang dilakukan. Jika sholat gerhana matahari maka niatnya seperti berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْس لِلّهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat sholat sunah sebab gerhana matahari karena Alloh ta’ala.

Jika sholat gerhana bulan maka niatnya seperti berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِخُسُوْفِ الْقَمَر لِلّهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat sholat sunah sebab gerhana bulan karena Alloh ta’ala.

Sholat gerhana dilakukan sebanyak dua rokaat. Ruku’ dan sujud pada setiap rokaat sebanyak dua kali. Jika sholat gerhana dilakukan secara berjamaah maka setelah sholat disunahkan khutbah seperti khutbah jum’at.


Sebenarnya ada dua cara melakukan sholat gerhana. Pertama;sholat dua rokaat seperti sholat subuh. Kedua; dengan cara yang telah saya jelaskan di atas.  Urutannya adalah takbiratul ihram, lalu berdiri, membaca fatihah, surat, rukuk, lalu berdiri lagi, membaca fatihah, surat, rukuk, lalu I’tidal, lalu sujud, duduk sujud. Lalu bangkit ke rakaat kedua dan melakukan perbuatan seperti pada rokaat pertama. 

0 Response to "Artikel Islam, Fiqih, Sholat, Shalat Sunat, Fiqih Shalat"

Terima kasih atas komentar,kritik & saran Anda

← Newer Post Older Post → Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Translate

Subscribe SUN32LEN ON YOU TUBE

#Trending POST

  • Rincian Qodho’ Puasa bagi Orang yang Meninggal Dunia
    Barangsiapa Meninggal Dunia, Namun Masih Memiliki Utang Puasa Bagi orang yang meninggal dunia, namun masih memiliki utang puasa, apakah...
  • Manfaat Shalat Bagi Kesehatan Tubuh
     Manfaat Shalat Bagi Kesehatan Salat (bahasa Arab: صلاة ; transliterasi: Sholat ) merujuk kepada ritual ibadah pemeluk agama Islam. M...
  • How to Easily and Quickly Improve Page Rank and Alexa Backlinks
    How to Easily and Quickly Improve Page Rank and Alexa Backlinks The way it is actually, I have often read blog on blogspot my fr...
  • Cara Mencurangi Alexa & Page Rank Blog/web
    Apakah Blog Sobat mempunyai trafik yang sedikit atau sama sekali tidak ada trafik datang ke blog Sobat? Mungkin ini adalah hal yang wajar ...
  • Membentengi Diri Dari Pemurtadan
    Anda barangkali sering mendengar upaya-upaya kristenisasi yang dilakukan oleh para misionaris yang dikisahkan di media-media Islam. Cuku...

Blog Archive

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...
Copyright 2011-2024 SUN32LEN. All Rights Reserved. Template by sun32len. Original Theme by Mas Sugeng. Powered by Blogger